Asumsi Dasar Akuntansi yang Wajib Diketahui

Asumsi Dasar Akuntansi yang Wajib Diketahui

Asumsi Dasar Akuntansi yang Wajib Diketahui – 

Pernahkan Anda berpikir tentang dasar-dasar yang mengatur pembukuan usaha Anda? Terlepas dari seberapa besar atau kecil bisnis Anda, Akuntansi adalah tulang punggung yang memungkinkan perusahaan berjalan dengan lancar.

Namun, sebelum Anda memasuki dunia akuntansi, ada prinsip-prinsip dasar yang perlu Anda ketahui, dan itulah yang disebut sebagai Asumsi Dasar Akuntansi.

Dalam artikel ini, mari kita bahas sepuluh dasar akuntansi yang menjadi potensi penting dalam pencatatan aktivitas finansial bisnis. Karena sebagai pemilik bisnis atau seseorang yang terlibat dalam manajemen keuangan, memahami asumsi-asumsi ini adalah kunci untuk mengelola keuangan dengan efisien dan transparan.

Pengertian Asumsi Dasar Akuntansi

Pembukuan usaha atau laporan yang valid dan akurat adalah hasil kerja keras para akuntan yang sudah memenuhi dan menjalankan asumsi dasar akuntansi dengan baik dan benar, serta terstruktur. Pada dasarnya, laporan keuangan tidak hanya bermanfaat bagi calon investor dalam menilai kinerja dan kondisi perusahaan secara objektif.

Namun juga sebagai bahan evaluasi dan proyeksi pengembangan usaha di masa mendatang, serta data pendukung dalam setiap pengambilan kebijakan perusahaan. Asumsi dasar akuntansi adalah tentang bagaimana suatu pencatatan pembukuan bisnis diorganisasikan dan beroperasi. Hal ini adalah struktur dasar tentang bagaimana transaksi bisnis dicatat.

Jika salah satu dari asumsi dasar akuntansi ini tidak benar, mungkin Anda perlu mengubah laporan keuangan yang dihasilkan oleh bisnis dan dilaporkan dalam laporan keuangannya.

10 Asumsi Dasar Akuntansi yang Wajib Anda Pahami

Untuk mendapatkan laporan keuangan yang valid dan akurat, penyusunan pembukuan usaha harus didasari oleh asumsi dasar akuntansi, yaitu menyangkut sepuluh asumsi berikut ini :

Entitas Ekonomi

Dilansir dari PPMSchool, entitas ekonomi merupakan pengertian dari informasi akan ekonomi yang berasal dari diri sendiri, dalam konteks ini adalah perusahaan.

Konsep ini menyatakan bahwa perusahaan adalah sebuah entitas mandiri atau suatu unit usaha yang berdiri sendiri, terpisah dari pemilik atau pemegang saham. Dengan begitu semua transaksi perusahaan terpisah dari pemilik.

Kontinuitas Usaha

Asumsi ini menyebutkan bahwa perusahaan akan abadi. Artinya diharapkan tidak terjadi likuidasi di masa mendatang. Prinsip kontinuitas usaha ini memengaruhi prosedur akuntansi lainnya, seperti valuasi aset berdasarkan arus kas mendatang dan penyusutan.

Asumsi Dasar Akuntansi : Satuan Moneter

Maksudnya adalah semua transaksi usaha meski memakai satuan uang tertentu sesuai dengan lokasi berdirinya perusahaan. Pencatatan cuma dilakukan pada segala sesuatu yang dapat diukur dan dinilai dengan satuan uang tertentu. Kualitas dan prestasi yang termasuk transaksi non kualitatif tidak bisa dilaporkan.

Periode Akuntansi

Asumsi ini menunjukkan bahwa penilaian dan pelaporan keuangan perusahaan dilakukan pada periode waktu tertentu yang sudah ditetapkan.

Biaya Historis

Prinsip ini mengharuskan Anda untuk mencatat semua biaya yang dikeluarkan untuk mendapatkan setiap barang atau jasa.

Akuntansi Akrual

Intinya adalah pendapatan dan biaya dilaporkan pada saat kejadian. Misal perusahaan sudah menganggap sebagai pendapatan jika ada pembelian barang atau jasa dari konsumen yang membayar dengan cara dicicil. Bila perusahaan membeli barang dengan cara kredit, maka pengeluaran tersebut dianggap biaya.

Pengakuan Pendapatan

Prinsip satu ini menyatakan bahwa pendapatan mesti akui saat periode pendapatan terjadi. Pendapatan bisa diakui saat terdapat kepastian jumlah atau nominal yang bisa diukur secara tepat dengan harta yang didapat dari penjualan barang atau jasa.

Asumsi Dasar Akuntansi : Mempertemukan

Asumsi mempertemukan dalam akuntansi mengandung makna bahwa biaya yang dipertemukan dengan pendapatan difungsikan untuk menentukan jumlah laba bersih setiap periode. Pembebanan pada biaya tidak bisa dilakukan bila pengakuan pendapatan ditunda.

Konsistensi

Konsistensi menekankan bahwa laporan keuangan sebaiknya menggunkana metode dan prosedur yang sama dalam pencatatannya. Jika perusahaan Anda menerapkan sistem akrual, maka seterusnya itu yang dipakai dalam pembuatan laporan keuangan. Gonta-ganti sistem sangat tidak disarankan karena dapat membingungkan para pengguna informasi akuntansi untuk mengambil keputusan penting.

Asumsi Dasar Akuntansi : Pengungkapan Penuh

Berdasarkan prinsip ini maka produk akuntansi seperti laporan keuangan mesti memasukkan semua informasi yang memadai dan lengkap, tanpa ada yang disembunyikan. Dengan begitu para pengguna laporan keuangan dapat mengambil keputusan strategis.

Memberikan informasi dalam bentuk pembukuan usaha atau laporan keuangan yang akurat dan bertanggung jawab kepada setiap pihak yang berkepentingan adalah salah satu tujuan akuntansi.

Pada akhirnya, pembukuan bukan hanya tentang mengikuti aturan-aturan, tetapi juga tentang membangun pondasi yang kuat untuk pertumbuhan dan keberlanjutan bisnis Anda.

Gunakanlah sepuluh asumsi dasar akuntansi sebagai acuan pembuatan produk akuntansi seperti pembukuan usaha atau laporan keuangan yang akurat, terpercaya, dan dapat dipertanggungjawabkan. Untuk lebih memudahkan semua itu, Anda bisa menggunakan software akuntansi untuk proses pembukuan yang lebih baik, contohnya adalah IPOS.

Coba gratis IPOS di sini.

Kata kunci : Aplikasi Toko Ritel dan Grosir, Software Toko dan Grosir, Software Toko Lengkap, Software Toko Murah, Software Kasir, Aplikasi Kasir, Software Toko IPOS, IPOS 4, IPOS 5

    Karakteristik Akuntansi dan Pengaruhnya pada Bisnis

    Karakteristik Akuntansi dan Pengaruhnya pada Bisnis

    Karakteristik Akuntansi dan Pengaruhnya pada Bisnis – Dalam era globalisasi ini, peran akuntansi semakin vital dalam mengelola informasi keuangan perusahaan. Karakteristik akuntansi menjadi fondasi utama yang memberikan identitas dan keandalan pada setiap sistem akuntansi. Melalui penekanan pada prinsip-prinsip akuntansi, integritas, objektivitas, ketransparan, serta akurasi informasi keuangan dapat dijaga dengan cermat.

    Akuntansi, sebagai suatu disiplin ilmu yang menangani pencatatan, pelaporan, dan analisis keuangan, memerlukan pemahaman mendalam terhadap karakteristiknya.

    Dalam tulisan ini, kita akan membahas lebih lanjut tentang bagaimana karakteristik-karakteristik tersebut dapat diimplementasikan dalam praktik akuntansi sehari-hari.

    Dengan memahami dan mengintegrasikan prinsip-prinsip tersebut, perusahaan dapat memastikan bahwa sistem akuntansi mereka tidak hanya memenuhi standar yang berlaku, tetapi juga menjadi alat yang efektif dalam mendukung pengelolaan keuangan yang berkelanjutan.

    Pengertian Karakteristik Akuntansi

    Dilansir dari laman Indeed, karakteristik akuntansi mengacu pada sifat-sifat atau atribut-atribut tertentu yang harus dimiliki oleh informasi keuangan yang dihasilkan melalui proses akuntansi. Karakteristik ini dirancang untuk memastikan bahwa informasi keuangan tersebut relevan, dapat diandalkan, dan bermanfaat bagi pengguna dalam pengambilan keputusan ekonomi.

    Berikut adalah beberapa karakteristik akuntansi :

    Karakteristik Akuntansi : Relevansi (Relevance)

    Informasi keuangan dianggap relevan jika dapat memengaruhi keputusan ekonomi pengguna. Informasi yang relevan memberikan gambaran yang akurat dan penting mengenai kondisi keuangan perusahaan serta prospek masa depannya.

    Karakteristik Akuntansi : Reliabilitas (Reliability)

    Informasi keuangan harus dapat diandalkan dan dapat dipercaya. Reliabilitas mencakup unsur kebenaran, keakuratan, dan ketepatan waktu informasi. Pengguna harus dapat mengandalkan informasi tersebut sebagai dasar yang tepat untuk pengambilan keputusan.

    Karakteristik Akuntansi : Keterbandingan (Comparability)

    Keterbandingan menunjukkan bahwa informasi keuangan harus dapat dibandingkan antara satu periode dengan periode lainnya, serta dengan informasi keuangan entitas lain. Hal ini memungkinkan analisis yang lebih baik terhadap kinerja dan posisi keuangan perusahaan.

    Karakteristik Akuntansi : Konsistensi (Consistency)

    Konsistensi mengacu pada penggunaan metode akuntansi yang sama dari satu periode ke periode berikutnya. Konsistensi memudahkan pembandingan data keuangan dari waktu ke waktu dan meningkatkan keandalan serta keberlanjutan informasi.

    Karakteristik Akuntansi : Pentingnya Material (Materiality)

    Informasi dianggap material jika pengabaian atau kesalahan dan pelaporannya dapat memengaruhi keputusan ekonomi pengguna. Prinsip materialitas membantu menentukan elemen-elemen yang perlu dilaporkan secara rinci.

    Karakteristik Akuntansi : Konservatisme (Conservatism)

    Konservatisme mencerminkan pendekatan konservatif dalam mengukur aset, kewajiban, dan pendapatan. Jika terdapat alternatif dalam pengukuran, lebih baik menggunakan nilai yang lebih rendah atau pendekatan yang kurang menguntungkan.

    Objectivity atau Neutrality

    Informasi keuangan harus dihasilkan dengan sikap objektif dan netral, tanpa adanya bias yang dapat memengaruhi interpretasi atau pengambilan keputusan.

    Jelas dan Verifikasi (Clarity and Verifiability)

    Informasi harus disajikan dengan cara yang jelas dan dapat diverifikasi. Pengguna harus dapat memahami informasi dengan mudah, dan informasi tersebut harus dapat dikonfirmasi atau diverifikasi oleh pihak lain.

    Perlu digaris bawahi bahwa karakteristik-karakteristik ini memberikan kerangka kerja yang kokoh untuk memastikan bahwa infromasi keuangan yang dihasilkan oleh sistem dapat memberikan manfaat optimal bagi pengguna yang beragam.

    Pengaruh Karakteristik Akuntansi pada Bisnis

    Karakteristik akuntansi memiliki dampak yang signifikan pada berbagai aspek bisnis. Berikut adalah beberapa pengaruh utama karakteristik akuntansi pada bisnis :

    Pengambilan Keputusan yang Lebih Baik

    Dengan memastikan relevansi, reliabilitas, dan keterbandingan informasi keuangan, karakteristik akuntansi membantu manajemen dalam pengambilan keputusan yang lebih baik. Informasi yang akurat dan relevan memungkinkan manajer untuk merencanakan strategi, mengidentifikasi peluang, dan mengatasi tantangan dnegan lebih efektif.

    Kepercayaan Stakeholder

    Karakteristik akuntansi, khususnya reliabilitas, menciptakan kepercayaan di antara para stakeholder, seperti investor, kreditur, dan pemegang saham. Kepercayaan ini penting untuk menjaga hubungan baik dengan pihak-pihak yang memiliki kepentingan dalam bisnis.

    Penilaian Kinerja dan Efisiensi

    Keterbandingan dan konsistensi informasi keuangan memungkinkan para pemangku kepentingan untuk menilai kinerja bisnis dari waktu ke waktu. Hal ini dapat membantu manajemen mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan, mengukur efisiensi operasional, dan merencanakan perubahan strategis.

    Pengelolaan Risiko

    Dengan memahami karakteristik ini, perusahaan dapat mengidentifikasi risiko finansial dan operasional lebih awal. Informasi akuntansi yang jelas dan dapat diverifikasi membantu manajemen dalam merancang strategi pengelolaan risiko yang lebih efektif.

    Kepatuhan Hukum dan Peraturan

    Karakteristik seperti objektivitas dan konservatisme, membantu perusahaan mematui aturan dan regulasi akuntansi yang berlaku. Ini sangat penting utnuk mencegah sanksi hukum dan menjaga reputasi perusahaan.

    Akses ke Sumber Dana

    Investor dan kreditur cenderung lebih percaya pada perusahaan yang memberikan informasi keuangan yang jelas, relevan, dan dapat diandalkan. Dengan menjalankan praktik akuntansi yang baik, perusahaan dapat meningkatkan kemungkinan mendapatkan sumber dana melalui penawaran saham atau pinjaman.

    Peningkatan Efisiensi Operasional

    Dengan memanfaatkan informasi keuangan yang konsisten dan relevan, perusahaan dapat mengidentifikasi peluang untuk meningkatkan efisiensi operasional. Analisis biaya dan performa keuangan membantu dalam menentukan area di mana perbaikan dapat dilakukan untuk mengoptimalkan hasil.

    Penilaian Nilai Perusahaan

    Informasi keuangan yang dapat diandalkan dan relevan memengaruhi penilaian nilai perusahaan. Ini berdampak pada harga saham perusahaan di pasar saham dan dapat memengaruhi daya tarik perusahaan bagi investor potensial.

    Secara keseluruhan, karakteristik akuntansi bukan hanya merupakan kewajiban peraturan, tetapi juga alat penting yang dapat membantu perusahaan mengelola, mengukur, dan meningkatkan kinerjanya secara keseluruhan.

    Penerapan karakteristik ini dengan baik dapat menghasilkan informasi keuangan yang bermanfaat dan mendukung pertumbuhan jangka panjang bisnis.

    Dalam menutup pembahasan mengenai karakteristik akuntansi, dapat disimpulkan bahwa peran fundamentarl karakteristik tersebut tidak hanya terbatas pada pemenuhan persyaratan peraturan, tetapi juga menciptakan landasan yang kokoh untuk keberhasilan dan keberlanjutan bisnis.

    Relevansi, reliabilitas, keterbandingan, konsistensi, dan atribut lainnya membentuk dasar untuk menyusun infromasi keuangan yang berkualitas dan memberikan pandangan yang jelas mengenai kesehatan keuangan suatu entitas.

    Penerapan karakteristik akuntansi dengan baik tidak hanya berdampak pada pengambilan keputusan yang lebih baik oleh manajemen, tetapi juga membangun kepercayaan para pemangku kepentingan seperti investor, kreditur, dan otoritas pengawas.

    Dengan informasi keuangan yang dapat diandalkan dan relevan, perusahaan dapat memitigasi risiko, meningkatkan efisiensi operasional, dan menciptakan nilai tambah bagi semua pihak yang terlibat. Informasi keuangan yang dihasilkan dapat menjadi alat yang efektif dalam mendukung pertumbuhan, keberlanjutan, dan kesuksesan jangka panjang perusahaan.

    Namun, untuk bisa menghasilkan informasi keuangan yang lebih mudah dan akurat, Anda bisa menggunakan software akuntansi dan bisnis dari IPOS.

    Software IPOS yang sudah dipercaya oleh ribuan ini mampu menyajikan laporan keuangan yang dibutuhkan bisnis dan bisa diakses di mana saja dan kapan saja Anda butuhkan. Dengan begitu, Anda bsia membuat keputusan bisnis yang tepat dan bisa lebih fokus dalam mengembangkan bisnis.

    Coba gratis IPOS di sini.

    Kata kunci : Aplikasi Toko Ritel dan Grosir, Software Toko dan Grosir, Software Toko Lengkap, Software Toko Murah, Software Kasir, Aplikasi Kasir, Software Toko IPOS, IPOS 4, IPOS 5

      Laporan Keuangan IPOS 5, Begini Cara Menampilkannya

      Laporan Keuangan IPOS 5, Begini Cara Menampilkannya

      Laporan Keuangan IPOS 5, Begini Cara Menampilkannya – Menu Laporan Keuangan pada Software IPOS 5 adalah menu untuk pelaporan posisi neraca perusahaan dan keuntungan atau kerugian.

      Laporan Keuangan IPOS 5

      LAPORAN NERACA

      Pada Software IPOS 5, laporan Neraca berfungsi untuk menampilkan / mencetak laporan tentang posisi dari aktiva (kekayaan perusahaan), kewajiban, dan modal.

      Neraca tersebut dibagi mejadi dua kelompok yaitu aktiva dan kekayaan + modal. Total dari dua kelompok tersebut akan memiliki nilai yang sama, jika tidak anda harus melakukan analisa kembali terhadap jurnal.

      Berikut ini adalah cara melihat laporan neraca:

      1. Klik menu laporan keuangan.

      2. Klik laporan neraca.

      3. Akan tampil laporan neraca,

      4. Pilih periode yang akan ditampilkan,

      5. Klik cetak.

      Cara untuk mendesain laporan :

      Untuk mengetahui cara mendesain laporan lebih lanjut, klik di sini.

      Cara untuk mencetak laporan :

      1. Klik tombol “Preview” maka akan keluar preview dari laporan yang dipilih berdasarkan jenis laporan yang dipilih.
      2. Klik File ==> Page Setup untuk mengatur size paper dari laporan yang akan tercetak.
      3. Klik File ==> Print untuk mencetak laporan.

      Cara export laporan :

      1. Klik tombol “Preview” maka akan keluar preview dari laporan yang dipilih berdasarkan jenis laporan yang dipilih.

      2. Klik Menu File.

      3. Pilih Export Document.

       

      Laporan Keuangan IPOS 5

      4. Pilih Format File yang akan di Export. Contoh : XLS = Microsoft Excel, PDF = Adobe Acrobat Reader.

       

      LAPORAN LABA RUGI

      Berfungsi untuk menampilkan / mencetak laporan pendapatan, biaya beserta keuntungan atau kerugian sebuah perusahaan. Laporan ini menyajikan data dalam satu bulan.

      Berikut ini adalah cara melihat laporan laba rugi :

      1. Klik menu laporan keuangan.

      2. Klik laporan laba rugi.

      3. Akan tampil laporan laba rugi.

      4. Pilih bulan dan tahun.

      5. Klik cetak.

      Cara untuk mendesain laporan :

      Untuk mengetahui cara mendesain laporan lebih lanjut, klik di sini.

      Cara untuk mencetak laporan :

      1. Klik tombol “Preview” maka akan keluar preview dari laporan yang dipilih berdasarkan jenis laporan yang dipilih.
      2. Klik File ==> Page Setup untuk mengatur size paper dari laporan yang akan tercetak.
      3. Klik File ==> Print untuk mencetak laporan.

      Cara export laporan :

      1. Klik tombol “Preview” maka akan keluar preview dari laporan yang dipilih berdasarkan jenis laporan yang dipilih.

      2. Klik Menu File.

      3. Pilih Export Document.

      4. Pilih Format File yang akan di Export. Contoh : XLS = Microsoft Excel, PDF = Adobe Acrobat Reader.

       

      Bidang akuntansi manajemen merupakan bidang yang fundamental untuk bisnis yang sustainable. Kini, pengelolaan akuntansi manajemen menjadi lebih mudah dengan adanya Program IPOS yang sudah terintegrasi lengkap antara program akuntansi dan point of sales.

      Fitur Program IPOS sangat lengkap yaitu terdiri dari: laporan akuntansi lengkap, master data, penjualan, pembelian, perakitan, persediaan, dan lain sebagainya. Tunggu apalagi? Yuk, gunakan Program IPOS untuk mengelola akuntansi bisnis Anda.

      Coba gratis IPOS disini.

      Kata kunci : Aplikasi Toko Ritel dan Grosir, Software Toko dan Grosir, Software Toko Lengkap, Software Toko Murah, Software Kasir, Aplikasi Kasir, Software Toko IPOS, IPOS 4, IPOS 5

        13 Istilah Akuntansi serta Definisinya

        13 Istilah Akuntansi serta Definisinya

        Istilah Akuntansi serta Definisinya – Setiap bidang ilmu akan menggunakan istilah khusus untuk menyebut dan menerangkan berbagai hal di bidang tersebut. Demikian juga dengan ilmu akuntansi. Akuntansi menggunakan beberapa terminology khusus sebagai suatu kebiasaan yang sering dipakai di bidang akuntansi. Untuk mempelajari akuntansi pada tahap awal, kita harus mengenal beberapa istilah yang biasa dipakai di bidang akuntansi yaitu antara lain:

        1. Kas (Cash)

        Istilah satu ini adalah alat pembayaran yang dimiliki perusahaan dan siap digunakan seperti uang tunai dan cek kontan.

        2. Piutang Usaha (Account Receivable)

        Istilah akuntansi adalah tagihan perusahaan kepada pihak lain akibat transaksi yang dilakukan di masa lalu. Contohnya adalah tagihan atas penjualan serta tagihan kepada karyawan atas pinjamannya ke perusahaan.

        3. Perlengkapan kantor (Office supplies)

        Istilah ini adalah barang/bahan pelengkap aktivitas perusahaan yang biasanya berumur pendek (kurang dari satu tahun) yang habis karena pemakaian, seperti kertas, pulpen, tinta, dan lain-lain.

        4. Istilah Akuntansi : Peralatan kantor (office equipments)

        Istilah akuntansi ini adalah alat-alat yang dimiliki perusahaan dan digunakan dalam operasi jangka panjang seperti meja, kursi computer, dan sebagainya.

        5. Kendaraan (vehicles)

        Istilah ini adalah alat transportasi yang dimiliki perusahaan dan digunakan selama operasi.

        6. Bangunan (buildings)

        Istilah ini adalah gedung permanen yang dimiliki dan digunakan oleh perusahaan untuk aktivitas usaha rutin.

        7. Istilah Akuntansi : Tanah (Land)

        Istilah ini adalah lahan berupa tanah kosong atau lahan tempat suatu bangunan berdiri yang dimiliki dan digunakan oleh perusahaan untuk aktivitas usaha rutin.

        8. Utang usaha (Account Payable)

        Istilah akuntansi adalah kewajiban untuk membayar sejumlah uang, barang, atau jasa kepada pihak lain yang timbul akibat transaksi yang dilakukan perusahaan di masa lalu.

        9. Modal saham (capital stocks)

        Istilah ini adalah kontribusi pemilik ke dalam suatu perusahaan yang berbentuk perseroan terbatas, yang tidak dibagikan kepada pemegang sahamnya.

        10. Dividen (dividends)

        Istilah ini adalah bagian laba usaha perseroan terbatas yang dibagikan kepada pemilik perusahaan (pemegang saham) sebagai imbalan atas setoran modal pemilik.

        11. Istilah Akuntansi : Pendapatan (Revenues)

        Istilah ini adalah kenaikan modal perusahaan yang timbul akibat penjualan produk perusahaan . Pendapatan biasanya digunakan oleh perusahaan jasa, sedangkan perusahaaan dagang atau perusahaan manufaktur lebih banyak menggunakan istilah penjualan (sales) untuk menampung transaksi yang sama.

        12. Biaya (cost)

        Istilah ini adalah pengorbanan ekonomis untuk memperoleh barang atau jasa, dimana manfaat dari barang atau jasa tersebut dinikmati dalam waktu lebih dari satu tahun (jangka panjang).

        13. Istilah Akuntansi : Beban (expenses)

        Istilah ini adalah pengorbanan ekonomis untuk memperoleh barang atau jasa yang manfaatnya dinikmati hanya dalam waktu satu tahun atau satu periode akuntansi saja. Dengan kata lain, beban adalah biaya yang manfaatnya hanya dinikmati dalam waktu satu tahun atau biaya yang tidak memiliki manfaat lagi di masa mendatang.

        Bidang akuntansi manajemen merupakan bidang yang fundamental untuk bisnis yang sustainable. Kini, pengelolaan akuntansi manajemen menjadi lebih mudah dengan adanya Program IPOS yang sudah terintegrasi lengkap antara program akuntansi dan point of sales.

        Fitur Program IPOS sangat lengkap yaitu terdiri dari: laporan akuntansi lengkap, master data, penjualan, pembelian, perakitan, persediaan, dan lain sebagainya. Tunggu apalagi? Yuk, gunakan Program IPOS untuk mengelola akuntansi bisnis Anda.

        Coba gratis IPOS disini.

        Kata kunci : Aplikasi Toko Ritel dan Grosir, Software Toko dan Grosir, Software Toko Lengkap, Software Toko Murah, Software Kasir, Aplikasi Kasir, Software Toko IPOS, IPOS 4, IPOS 5

          Komponen Laporan Keuangan yang Wajib Diketahui

          Komponen Laporan Keuangan yang Wajib Diketahui

          Komponen Laporan Keuangan yang Wajib Diketahui – Laporan keuangan merupakan sumber informasi yang menyangkut tentang keadaan keuangan suatu bisnis. Dalam penyusunannya tentu tidak boleh sembarangan, karena terdapat beberapa komponen laporan keuangan yang wajib dicantumkan di dalamnya.

          Sayangnya, di luaran sana masih banyak pebisnis yang belum mengetahui tentang seluk beluk dari dari laporan keuangan perusahaan. Anda termasuk salah satunya? Tenang saja, berikut kami akan jelaskan mengenai komponen-komponen laporan keuangan yang wajib Anda ketahui.

          Laporan Neraca

          Laporan neraca adalah salah satu komponen laporan keuangan yang sangat penting dan cukup krusial. Hal ini karena laporan neraca menunjukkan seberapa sehatkah masalah keuangan yang dimiliki di suatu bisnis. Tiga hal penting yang harus dilaporkan pada satu waktu tertentu dari laporan ini di antaranya.

           Komponen Laporan Keuangan : Aset atau Harta

          Secara garis besar, aset dalam sebuah bisnis dibagi menjadi dua bagian, yaitu aset berwujud dan juga aset tidak berwujud. Perbedaan antara keduanya terletak pada ada atau tidaknya bentuk fisik dari aset yang dimiliki. Contoh aset berwujud adalah persediaan barang dan piutang. Kedua hal ini termasuk ke dalam aset lancar, sementara kendaraan dan peralatan termasuk ke dalam aset tetap.

          Sedangkan contoh untuk aset tak berwujud di antaranya hak cipta, hak paten, dan lain sebagainya.

          Komponen Laporan Keuangan : Liabilitas atau Kewajiban

          Selain aset, di sisi lainnya harus ada dalam laporan neraca adalah liabilitas atau kewajiban. Pengertian kewajiban sendiri adalah sesuatu yang dimiliki bisnis namun yang dibayarkan atau dikembalikan kepada seseorang.

          Ada dua hal yang perlu diperhatikan terkait liabilitas ini yaitu utang usaha dan utang pajak. Utang usaha merupakan kewajiban yang timbul dikarenakan adanya operasional aktivitas bisnis. Sementara utang pajak adalah jumlah PPh terutama untuk periode tertentu di masa yang akan datang yang harus dibayar.

          Komponen Laporan Keuangan : Ekuitas atau Modal

          Komponen laporan keuangan terakhir yang harus ada di dalam laporan neraca adalh ekuitas atau modal. Sederhananya, ekuitas ini merupakan jumlah modal yang tersisa setelah aset digunakan untuk melunasi kewajiban. Pada sebuah perusahaan yang sudah besar, ekuitas ini biasanya akan dibagikan kepada para pemegang saham.

          Laporan Laba Rugi

          Laporan pendapatan atau dikenal juga sebagai laporan laba rugi adalah laporan yang emnunjukkan kinerja keuangan perusahaan dalam hall aba atau rugi bersih selama periode tertentu. Berikut ini adalah komponen laporan keuagan yang setidaknya harus ada di dalam laporan laba rugi.

           Komponen Laporan Keuangan : Pendapatan

          Komponen yang menjadi Top Line dalam laporan laba rugi adalah pendapatan. Pendapatan dapat diartikan sebagai jumlah uang kas sebenarnya yang dimiliki oleh perusahaan dari berbagai akitvitas penjualan atau jasa itu sendiri. Hanya saja, jumlah pendapatan yang disajikan di dalam laporan laba rugi bukanlah pendapatan kotor, melainkan pendapatan bersih. Dalam arti lain, para pelaku bisnis harus melaporkan jumlah pendapatan mereka setelah dikurangi retur penjualan, diskon, dan lain sebagainya.

           Komponen Laporan Keuangan : Pengeluaran

          Selain pengeluaran komponen lainnya yang harus ada dalam laporan laba rugi ialah pengeluaran. Tentu menjadi suatu hal yang lumrah karena bisnis pasti mengeluarkan sejumlah uang atau biaya untuk berbagai aktivitas bisnis yang dijalankan, misalnya gaji, biaya transportasi, biaya listrik, biaya sewa, dan lain sebagainya.

           Komponen Laporan Keuangan : Gain

          Komponen selanjutnya adalah gain atau keuntungan yang diperoleh dari aktivitas operasional di luar bisnis. Dalam beberapa kesempatan sebuah bisnis bisa saja menerima pendapatan yang bukan berasal dari transaksi operasional sehari-hari. Contohnya hasil penjualan tanah atau perubahan harga pasar saham. Kedua hal tersebut dapat digolongkan ke dalam gain yang dalam laporan neraca laba rugi biasanya berada di bottom line.

           Komponen Laporan Keuangan : Loss

          Selain gain, ada juga yang namanya loss. Loss adalah kerugian yang bisa saja diterima dari aktivitas operasional di luar bisnis. Loss dapat terjadi ketika adanya penurunan nilai aset maupun tuntutan hukum yang akan berpengaruh pada arus kas. Sama dengan gain, loss dimasukkan ke dalam biaya lain atau biaya non-operasional.

          Laporan Arus Kas

          Laporan ini membuat ringkasan mengenai arus kas dan masuk pada sebuah perusahaan. Beberapa komponen yang termasuk dalam laporan arus kas ini akan dijelaskan di bawah ini.

          Aktivitas Operasi

          Seluruh kegiatan yang mencakup produksi, pengiriman produk, penjualan, dan juga berbagai pembayaran termasuk ke dalam aktivitas operasi. Beberapa hal yang menyebabkan arus kas masuk adalah penjualan barang dan jasa, penyewaan aset, penerimaan dari kas royalty, dan lainnya. Sementara untuk pembelian barang baku, biaya promosi, dan beberapa hal lainnya termasuk ke dalam arus kas keluar.

          Aktivitas Pendanaan

          Selain aktivitas operasi, komponen laporan keuangan yang harus ada di dalam laporan arus kas selanjutnya adalah aktivitas pendanaan. Semua dana masuk untuk mendukung dan membantu untuk meningkatkan modal dan juga membayar retur investor akan ditampilkan. Beberapa hal yang masuk ke dalam aktivitas pendanaan antara lain pembayara dividen tunai, pelunasan obliges, dan sebagainya.

          Aktivitas Investasi

          Pada bagian yang satu ini semua transaksi yang berhubungan dengan pembelian dan penjualan tetap, deposit, penerimaan kas dari piutang dan lainnya akan ditampilkan.

          Laporan Perubahan Modal

          Laporan perubahan modal atau laporan perubahan ekuitas adalah laporan yang menunjukkan perubahan dalam ekuitas pemilik atau pemegang saham selama periode akuntansi. Terkadang laporan ini juga disebut sebagai laporan laba ditahan, atau laporan ekuitas pemilik yang merinci pergerakan cadangan yang membentuk ekuitas pemegang saham atau pemilik bisnis.

          Dan pergerakan tersebut berasal dari komponen-komponen berikut.

          • Laba atau rugi bersih selama periode yang dilaporkan dalam laporan laba rugi.
          • Modal saham dikeluarkan atau dibayar kembali selama periode berjalan.
          • Pembayaran dividen.
          • Keuntungan atau kerugian yang diakui secara langsung dalam ekuitas.
          • Efek dari perubahan kebijakan akuntansi atau koreksi kesalahan akuntansi.

          Setelah mengetahui komponen-komponen laporan keuangan, tentunya membuat siapa pun tidak bisa lagi memandang sebelah mata hal tersebut. Karena tak bisa dipungkiri bahwa laporan keuangan adalah hal vital bagi setiap perusahaan untuk terus bergerak maju.

          Dengan proses pembuatan laporan yang sering terjadi kesalahan, seperti salah pencatatan dan rekonsiliasi, tidak menyimpan kuitansi atau kesalahan dalam perhitungan. Banyak sekali para pemilik bisnis yang belum membuat laporan secara baik dan teratur dengan alasan tidak paham, repot, hingga tidak punya waktu untuk membuatnya.

          Bagaimana, sih, cara membuat laporan keuangan yang baik dan benar dengan cara yang lebih cepat dan praktis?

          Tentu dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi kini, yaitu menggunakan software akuntansi adalah solusi yang tepat dalam memonitor keuangan tanpa perlu khawatir dengan kesalahan pada laporan sehingga dapat lebih fokus.

          IPOS adalah software toko yang sudah terintegrasi dengan akuntansi sebingga bisa Anda andalkan untuk menyelesaikan berbagai kesulitan dalam pembukuan maupun pembuatan laporan keuangan.

          Coba gratis IPOS di sini.

            Persamaan Dasar Akuntansi yang Perlu Diketahui Para Pebisnis

            Persamaan Dasar Akuntansi yang Perlu Diketahui Para Pebisnis

            Persamaan Dasar Akuntansi yang Perlu Diketahui Para Pebisnis – Akuntansi adalah bahasa bisnis yang memungkinkan perusahaan untuk mencatat dan menganalisis transaksi keuangannya. Dalam dunia bisnis, memahami persamaan dasar akuntansi sangat penting bagi para pebisnis agar dapat mengelola keuangan mereka yang baik. Persamaan dasar ini membentuk dasar dari semua aktivitas akuntansi dan memberikan gambaran yang jelas tentang keadaan keuangan perusahaan.

            Berikut ini mari kita bahas lebih lanjut mengenai persamaan dasar akuntansi yang wajib Anda ketahui sebagai seorang pebisnis.

            Rumus Persamaan Dasar Akuntansi

            Persamaan dasar akuntansi merupakan persamaan yang menunjukkan jumlah harta kekayaan suatu perusahaan yang selalu sama dengan penjumlahan liabilitas & ekuitas perusahaan tersebut. Dengan rumus yang lain, berarti jumlah aset yang dimiliki perusahaan dikurangi jumlah liabilitasnya (kewajiban) sama dengan jumlah ekuitas.

            Aset (Harta) = Kewajiban (Utang) + Ekuitas

            Aset (Harta) – Kewajiban (Utang) = Ekuitas

            Dalam rumus tersebut :

            • Aset : adalah sumber daya yang dimiliki suatu perusahaan. Aset merupakan kumpulan berbagai kekayaan yang dimiliki perusahaan yang akan digunakan demi memperoleh penghasilan untuk tahun yang bersangkutan maupun tahun-tahun berikutnya.
            • Liabilitas : adalah kewajiban perusahaan untuk membayar kepada pihak lain sejumlah uang/barang/jasa di masa mendatang akibat transaksi di masa lalu. Liabilitas dalam neraca ini menunjukkan bahwa salah satu sumber dana yang digunakan oleh perusahaan untuk memperoleh berbagai asset yang dimilikinya berasal dari pinjaman pihak lain diluar perusahaan.
            • Ekuitas : adalah hak residual atas asset perusahaan setelah dikurangi dengan semua kewajiban.  Dalam perspektif yang berbeda ekuitas adalah salah satu sumber dana perusahaan yang berasal dari pemegang saham(pemilik) Perusahaan dan laba usaha yang diperoleh perusahaan. Di perusahaan berbentuk perseroan terbatas, ekuitas pemegang saham terdiri dari modal saham dan saldo laba.

            Pentingnya Memahami Persamaan Dasar Akuntansi

            Pemantauan Kesehatan Keuangan

            Dengan memahami persamaan dasar akuntansi, pebisnis dapat secara rutin memantau kesehatan keuangan perusahaan mereka. Mereka dapat melihat sejauh mana aset perusahaan didanai oleh utang dan modal pemilik.

            Pengambilan Keputusan yang Tepat

            Persamaan dasar ini membantu para pebisnis dalam mengambil keputusan finansial yang tepat. Mereka dapat menilai risiko dan keuntungan dari pembiayaan tambahan, mengelola utang, dan mengoptimalkan struktur modal.

            Komunikasi dengan Pihak Eksternal

            Dalam berinteraksi dengan pihak eksternal seperti investor, kreditor, atau mitra bisnis, pemahaman terhadap persamaan akuntansi memungkinkan para pebisnis untuk menjelaskan dnegan jelas kondisi keuangan perusahaan mereka. Hal ini membangun kepercayaan dan kredibilitas di mata pihak-pihak tersebut

            Dalam dunia bisnis yang dinamis, pemahaman mengenai persamaan akuntansi adalah kunci untuk pengelolaan keuangan yang sukses. Dengan memahami hubungan antara aset, kewajiban, dan modal pemilik, para pebisnis dapat membuat keputusan yang cerdas dan menjaga keberlanjutan bisnis mereka. Maka dari itu, setiap pebisnis yang ingin meraih kesuksesan perlu memiliki pemahaman yang kuat mengenai persamaan dasar akuntansi.

            Namun, bidang akuntansi manajemen merupakan bidang yang fundamental untuk bisnis yang sustainable. Kini, pengelolaan akuntansi manajemen menjadi lebih mudah dengan adanya Program IPOS yang sudah terintegrasi lengkap antara program akuntansi dan point of sales.

            Fitur Program IPOS sangat lengkap yaitu terdiri dari: laporan akuntansi lengkap, master data, penjualan, pembelian, perakitan, persediaan, dan lain sebagainya. Tunggu apalagi? Yuk, gunakan Program IPOS untuk mengelola akuntansi bisnis Anda.

            Coba gratis IPOS disini.

             

             

            Kata kunci : Aplikasi Toko Ritel dan Grosir, Software Toko dan Grosir, Software Toko Lengkap, Software Toko Murah, Software Kasir, Aplikasi Kasir, Software Toko IPOS, IPOS 4, IPOS 5

              Laporan Keuangan untuk Bisnis ternyata Penting, Lho!

              Laporan Keuangan untuk Bisnis ternyata Penting, Lho!

              Laporan Keuangan untuk Bisnis ternyata Penting, Lho! – Sudah tahukah Anda bahwa laporan keuangan tidak bisa dilepas dari suatu bisnis, baik itu bisnis rintisan berskala kecil maupun besar? Laporan keuangan bagi perusahaan dibuat untuk mengetahui beberapa informasi. Informasi ini menyangkut kondisi keuangan, kinerja karyawan, dan perubahan posisi keuangan perusahaan yang dapat memanfaatkan pebisnis untuk pengambilan keputusan di kemudian hari.

              Selain sebagai bahan pertanggungjawaban kegiatan suatu perusahaan terhadap investor dan pihak berkepentingan lainnya. Maka dari itu, penting sekali bagi Anda untuk memiliki laporan keuangan, baik itu sederhana atau yang kompleks.

              Laporan keuangan sendiri merupakan dokumen penting bisnis berisi data-data penting seperti aset, kewajiban, beban, pendapatan, dan lain sebagainya.

              Lalu, Seberapa Penting Laporan Keuangan untuk Bisnis?

              Berikut ulasan singkat mengenai alasan kenapa Anda tidak boleh menyepelekan laporan keuangan.

              Laporan Keuangan dapat Meningkatkan Transparansi untuk Bisnis

              Ketika ada oknum nakal yang melakukan mark up pada laporan keuangan, hal tersebut akan menjadi masalah krusial dan bisa menyebabkan banyak kerugian. Dengan laporan yang terpusat dan bisa diakses oleh siapa saja yang berwenang, hal-hal seperti ini tidak akan terjadi sehingga apa pun yang dialami oleh perusahaan dapat berjalan dengan lebih transparan.

              Memberikan Gambaran Kondisi Keuangan

              Laporan keuangan untuk bisnis berisi informasi akurat yang berguna untuk mengetahui secara detail mengenai kondisi keuangan secara keseluruhan. Seluruh aktivitas keuangan akan tercatat secara rapih dan menyeluruh.

              Laporan Keuangan untuk Bisnis dapat Meminimalisir Kesalahan

              Untuk bisnis yang dalam sehari bisa melakukan lebih dari puluhan bahkan ratusan transaksi, ketika mengalami sedikit saja kesalahan, dapat menyebabkan sebuah masalah besar. Di sinilah fungsi penting laporan keuangan yang dapat dilakukan pengecekan transaksi berdasarkan tanggal untuk bulan untuk mendapatkan kesalahan dan bisa segera ditemukan solusinya.

              Meningkatkan Kepercayaan

              Bisnis yang sebagian besar berbentuk perseroan biasanya memiliki pemegang saham yang jumlahnya banyak. Laporan keuangan yang dibuat dengan asal-asalan akan menurunkan rasa percaya para pemilik. Karena itu pastikan Anda menyusunnya dengan rapih dan teratur agar pemilik saham akan menaruhkan kepercayaan yang besar pada bisnis Anda.

              Laporan Keuangan untuk Memudahkan Pengambilan Keputusan Bisnis

              Dengan melihat laporan keuangan yang dibuat setahun sekali atau setiap periode tertentu, Anda dapat menyatakan apakah bisnis Anda mendapatkan untung atau rugi. Bisa terlihat juga perkembangan yang terjadi di dalam perusahaan entah yang berhubungan dengan aset atau penjualan produk. Jika terdapat tren yang positif, maka dapat dilakukan dua hal. Yaitu mempertahankan hal tersebut atau berinovasi dengan menambah pegawai. Akan tetapi, jika trennya negatif, maka Anda bisa melakukan penghematan biaya atau pemecatan.

              Saat Anda memiliki bisnis startup atau bisnis yang sudah berjalan tetapi menginginkan laporan yang simple, cepat, akurat, dan berkelas, ada baiknya Anda menggunakan software toko yang juga terintegrasi dengan akuntansi seperti IPOS.

              IPOS menyediakan fitur Master Data yang menyimpan berbagai data utama perusahaan. Kemudian semua transaksi yang masuk dan keluar dapat dicatat dengan lebih sederhana, anti ribet!

              Coba gratis IPOS di sini.

              Kata kunci : Aplikasi Toko Ritel dan Grosir, Software Toko dan Grosir, Software Toko Lengkap, Software Toko Murah, Software Kasir, Aplikasi Kasir, Software Toko IPOS, IPOS 4, IPOS 5

                Membuat Pembukuan dengan Mudah Bersama 6 Hal Penting Ini

                Membuat Pembukuan dengan Mudah Bersama 6 Hal Penting Ini

                Membuat Pembukuan dengan Mudah Bersama 6 Hal Penting Ini – Pembukuan merupakan aspek penting dalam mengelola keuangan, baik untuk bisnis, organisasi atau keuangan pribadi. Pembukuan yang baik dapat membantu Anda melacak pendapatan dan pengeluaran, serta membuat keputusan finansial yang lebih bijak. Namun, bagi banyak orang, pembukuan seringkali dinilai sebagai tugas yang membingungkan dan memakan waktu.

                Padahal, banyak sekali manfaat yang dapat dilakukan dengan melakukan pembukuan. Maka, dalam artikel ini, mari kita bahas 6 hal yang perlu Anda perhatikan untuk membuat pembukuan dengan mudah.

                6 Hal yang Harus diperhatikan untuk Membuat Pembukuan dengan Mudah

                1. Penggunaan dan Penyampaian dalam Membuat Pembukuan dengan Mudah

                Selain untuk penggunaan pribadi atau eternal, pembukuan juga dapat ditunjukkan untuk pihak eksternal, seperti petugas pajak, investor, maupun kreditur.

                Dengan demikian, penggunaan bahasa yang menggunakan pun harus dapat menjamin bahwa informasi yang tertian dalam pembukuan akan tersampaikan secara tepat kepada pihak-pihak yang akan membacanya. Oleh karena itu, pastikan Anda menggunakan terminologi pembukuan yang sesuai dengan makna dan fungsinya masing-masing secara tepat. Pastikan juga Anda mengikutsertakan komponen-komponen yang membutuhkan secara lengkap. Jika Anda memiliki investor asing, pastikan juga Anda menggunakan bahasa yang dapat memahami oleh masing-masing pihak.

                1. Mata Uang yang Dipakai dalam Membuat Pembukuan

                Dalam membuat pembukuan, pastikan Anda menggunakan mata uang yang menggunakan perusahaanmu dalam menjalankan bisnis agar laporan yang Anda buat relevan dengan aktivitas keuangan yang menjalankan dan mencerminkan kondisi sebenarnya.

                Namun, jika bidang usahamu melibatkan penggunaan berbagai macam mata uang dalam setiap transaksinya, ada baiknya Anda menggunakan mata uang fungsional yang menggunakan oleh banyak kalangan.

                1. Update Transaksi dalam Membuat Pembukuan

                Pembaruan data transaksi merupakan salah satu hal paling penting yang harus selalu Anda lakukan dalam pembukuan.

                Hal tersebut menyebabkan karena transaksi keluar masuknya uang perusahaan merupakan salah satu bagian utama dari pendataan perusahaan. Pastikan Anda selalu menyimpan bukti transaksi, seperti nota, invoice, kuitansi, dan tidak lupa mencatat tanggal transaksi terkait agar transaksi tersebut dapat menganggap sah. Hal ini harus melakukannya dengan seksama karena kelalaian dalam pencatatan detail transaksi dapat berakibat fatal terhadap hasil akhir pembukuan.

                1. Klasifikasi Pengeluaran untuk Membuat Pembukuan dengan Mudah

                Hal penting lain yang perlu Anda perhatikan dalam membuat pembukuan adalah membedakan transaksi keuangan pribadi dan transaksi keuangan perusahaan.

                Mencampur keuangan pribadi dan perusahaan merupakan kesalahan yang dapat mengakibatkan kerugian fatal karena pendataan tidak akan menggambarkan kondisi keuangan perusahaan yang sesungguhnya. Dengan demikian, pengambilan keputusan bisnis dan pertanggungjawabannya pun dapat menjadi kabur dan tidak relevan dengan kebutuhan perusahaan yang sesungguhnya.

                1. Informasi Komparatif

                Pembukuan yang baik mencakup perbandingan dengan catatan keuangan pada periode-periode ataupun tahun-tahun sebelumnya.

                Hal ini menunjukkan agar Anda dapat melihat perubahan dari kecenderungan transaksi keuangan perusahaan. Dengan mengetahui perubahan kecenderungan tersebut, Anda dapat menganalisa perubahan yang terjadi dalam usahamu beserta dengan kebutuhan bisnis yang mengakibatkannya.

                Dengan begitu, Anda dapat memutuskan kebijakan bisnis yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan tersebut.

                1. Pertanggung Jawaban Isi Pembukuan

                Perlu memperhatikan bahwa memeriksa ulang pembukuan yang sudah membuat merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan demi menghindari kesalahan input data. Hal ini disebabkan pembukuan dapat saja dilakukan oleh pihak eksternal yang Anda pakai jasanya.

                Namun demikian, pertanggungjawaban isi pembukuan tetaplah menjadi beban manajemen perusahaan terkait. Oleh karena itu, untuk memastikan bahwa data-data yang ada dalam pembukuan terkait adalah benar, ada baiknya untuk selalu melakukan verifikasi terhadap informasi yang tertera dalam pendataan usahamu.

                Itulah beberapa hal yang perlu Anda perhatikan untuk membuat pembukuan yang benar. Pastikan Anda selalu fokus saat sedang melakukan pembukuan untuk meminimalisir kekeliruan yang dapat membawa dampak fatal bagi pertumbuhan usaha Anda. Perlu diingat juga jika pendataan hanyalah langkah awal untuk memproses akuntansi perusahaan.

                Pada akhirnya, seluruh data yang sudah Anda kumpulkan harus diterjemahkan melalui proses akuntansi agar kondisi finansial perusahaan terlihat dengan jelas. Kombinasi pendataan yang benar dan proses akuntansi adalah kunci untuk mengambil keputusan-keputusan jitu berbisnis!

                Untuk proses pengkombinasian tersebut, gunakan juga IPOS sebagai software pembukuan toko. Dengan fitur yang beragam, IPOS membantu mengelola keuangan secara instan dan realtime.

                Coba gratis IPOS di sini.

                Kata kunci : Aplikasi Toko Ritel dan Grosir, Software Toko dan Grosir, Software Toko Lengkap, Software Toko Murah, Software Kasir, Aplikasi Kasir, Software Toko IPOS, IPOS 4, IPOS 5

                  Trigonal Software sebagai salah satu entitas usaha yang ikut mendukung dan menggalakkan penggunaan produk teknologi informasi ke kalangan pengusaha UKM di Indonesia, berdiri di akhir tahun 2007.

                  OFFICE

                  JL. Kemang Soka Raya, Blok A No. 20, Kemang Pratama 2, Kota Bekasi, Jawa Barat 17116

                  © Trigonal Software. All Rights Reserved.