Aplikasi Kasir IPOS untuk Usaha Fotocopy & 10 Fitur Canggihnya
Berikut adalah rangkuman 10 fitur utama aplikasi kasir IPOS untuk usaha fotocopy berdasarkan video tersebut:
- Manajemen Master Data Jasa [01:15]
Fitur ini digunakan untuk memasukkan daftar layanan yang tidak memiliki stok fisik tetap, seperti jasa fotocopy, print, atau jilid.
- Pemilihan Jenis Item Jasa [01:24]: Mengelompokkan item sebagai “Jasa” agar sistem tahu bahwa item ini tidak memerlukan pembelian stok di awal.
- Fleksibilitas Nama Layanan [01:34]: Memungkinkan pembuatan item spesifik seperti “Fotocopy” atau “Print”.
- Pengaturan Harga Jual Fleksibel [02:00]
IPOS memungkinkan pengosongan harga jual pada master data agar bisa diisi secara manual saat transaksi.
- Input Harga Saat Transaksi [02:10]: Sangat berguna untuk fotocopy KTP atau print warna yang harganya sering berbeda-beda tergantung kerumitan.
- Opsi Harga Global [15:46]: Memungkinkan penggabungan harga print hitam putih dan warna dalam satu item jasa untuk mempercepat proses.
- Manajemen Bahan Baku (Item Barang) [04:26]
Fitur untuk mendata bahan-bahan fisik yang digunakan untuk mendukung jasa, seperti kertas HVS, lakban, dan spiral jilid.
- Penentuan Satuan Dasar [05:15]: Mendukung penggunaan satuan ganda, misalnya “Rim” sebagai satuan besar dan “Lembar” sebagai satuan terkecil.
- Input Harga Pokok (HPP) [05:48]: Mencatat harga beli dari supplier sebagai acuan perhitungan laba nantinya.
- Konversi Satuan Otomatis [05:39]
Sistem secara otomatis menghitung jumlah stok jika dibeli dalam satuan besar dan dijual dalam satuan kecil.
- Hitung Harga Pokok Dasar [06:38]: Mengonversi harga 1 Rim menjadi harga per 1 lembar secara otomatis sehingga akurasi HPP terjaga.
- Sinkronisasi Stok [12:22]: Jika membeli 20 Rim, sistem otomatis menampilkan stok 10.000 lembar kertas.
- Sistem Notifikasi Stok Minimum [06:54]
Fitur pengingat agar pemilik toko tahu kapan harus belanja bahan baku ke supplier.
- Pop-up Peringatan [07:03]: Muncul kotak notifikasi di layar utama jika stok (misal kertas HVS) sudah mencapai batas minimum.
- Monitoring Efisien [07:10]: Membantu pengelolaan stok agar layanan fotocopy tidak terhenti karena bahan habis.
- Manajemen Pembelian & Hutang [10:13]
Fitur untuk mencatat transaksi masuknya barang/bahan dari supplier ke toko.
- Opsi Pembayaran Kredit [11:23]: Mencatat hutang ke supplier lengkap dengan pengaturan tanggal jatuh tempo [11:32].
- Pembayaran Tunai [11:56]: Mencatatkan pengeluaran kas secara langsung untuk pembelian bahan baku.
- Menu Penjualan Kasir [13:06]
Antarmuka khusus kasir untuk melayani pelanggan dengan cepat dan mudah.
- Multi-Item Transaksi [13:44]: Bisa memasukkan banyak jasa sekaligus (fotocopy + jilid + print) dalam satu struk belanja.
- Cetak Struk Instan [16:06]: Otomatis mencetak bukti pembayaran menggunakan mini printer setelah transaksi disimpan.
- Pengeluaran Item Bahan Baku (Stock Out) [16:15]
Fitur untuk mengurangi stok bahan baku secara manual setelah digunakan untuk jasa tertentu.
- Pencatatan Pemakaian [16:31]: Mengurangi stok lakban atau spiral segera setelah digunakan dalam jasa penjilidan.
- Keterangan Pemakaian [16:57]: Kolom untuk mencatat alasan pengeluaran barang agar stok tetap sinkron dengan fisik.
- Laporan Penjualan Per Item [17:42]
Digunakan untuk merekap total jasa yang terjual dalam satu periode guna menghitung pemakaian bahan.
- Rekap Total Jasa [18:07]: Melihat total lembar print atau fotocopy yang keluar untuk menyesuaikan stok kertas HVS di akhir hari [18:50].
- Analisis Penjualan [17:58]: Membantu pemilik melihat jasa mana yang paling laku.
- Laporan Keuangan (Laba Rugi Bersih) [20:24]
Fitur untuk melihat hasil keuntungan akhir usaha setelah dikurangi semua biaya bahan baku.
- Integrasi Pendapatan Jasa [20:38]: Menghitung laba kotor dari transaksi jasa 100% tanpa HPP di awal.
- Perhitungan Laba Bersih [21:04]: Sistem otomatis mengurangi pendapatan jasa dengan nilai bahan yang dikeluarkan (kertas, spiral, dll) untuk mendapatkan angka keuntungan real.


